Cara membedakan Oli Palsu dan Oli Asli

Cara membedakan Oli Palsu dan Oli Asli

Honda Bintang – Baru-baru ini pihak kepolisian berhasil mengungkap sindikat pemalsuan oli di daerah Gresik Jawa Timur. Oli palsu hasil produksinya pun dikemas secara rapih dengan menggunakan menggunakan mesin sablon otomatis agar kemasan oli terlihat seperti baru. Meskipun terlihat mirip, kalau diperhatikan akan terdapat beberapa perbedaan kemasan antara oli asli dengan oli bekas/palsu.

Oli memiliki peranan penting terhadap cara kerja mesin, oli bertugas untuk melumasi permukaan komponen mesin yang saling bergesekan dan mereduksi panas yang dihasilkan. Penggunaan oli mesin yang tepat dapat mencegah timbulnya oil sludge atau kerak mesin sekaligus memperpanjang usia mesin itu sendiri.

Baca: Penyebab dan Cara Mengatasi Oil Sludge

Saat ini ada banyak jenis dan merek oli yang beredar di pasaran, mulai dari yang termurah hingga yang termahal. Namun demikian, pemilihan oli haruslah disesuaikan dengan kebutuhan dan spesifikasi mesin itu sendiri agar tidak malah menghambat kinerja mesin. Oleh karena maraknya peredaran oli palsu, berikut beberapa tips untuk membedakan oli palsu dan oli asli.

1. Harga

Hal pertama yang patut dicurigai adalah harganya yang jauh di bawah harga pasar. Oknum penjual oli palsu tentu akan berusaha mempengaruhi calon korban dengan iming-iming harga murah agar korban tertarik. Sebaiknya hindari membeli oli dengan harga tak wajar dan distributor tak resmi agar tidak menjadi korban penipuan. Jika memang ingin mendapa harga yang murah, cobalah untuk meminta potongan harga kepada penjual dari distributor resmi oli tersebut.

2. Kemasan

Ciri kedua untuk membedakan oli paslu dan oli asli adalah dari kemasan yang digunakan. Kemasan oli asli akan terlihat lebih presisi baik dari segi tulisan, warna dan pola garisnya, sebaliknya oli palsu akan terlihat lebih kusam, warna tulisan akan berbayang atau blur dan pola garis yang dimiliki terlihat samar.

3. Tanda Pengaman

Ciri selanjutnya dapat dilihat dari tanda pengaman yang terpasang. Umumnya setiap produsen oli akan memberikan tanda pengaman berupa segel, hologram ataupun barcode untuk menghindari pemalsuan dan sebagai penanda bahwa oli tersebut asli. Sebelum membeli pastikan segel masih bagus dan terlihat rapih, selain itu pastikan pula hologram dan barcode yang tertera masih terlihat jelas dan bisa di scan.

4. Warna dan Bau

Ciri oli palsu yang terakhir dapat dibedakan dari warna, konsistensi dan bau. Oli asli umumnya memiliki warna yang cerah, bening dan tidak mengendap. Lain halnya pada oli palsu, oli palsu akan terlihat lebih keruh dan kecoklatan karena hasil proses penyaringan dari oli bekas. Ditambah oli palsu akan memunculkan aroma tidak sedap bahkan tengik, sedangkan oli asli tidak berbau.

Baca Juga: Perbedaan dan Persamaan Oli Honda Green, Blue, Gold dan Turbo

Itulah beberapa ciri untuk membedakan oli palsu dan oli asli. Pastikan membeli oli dari distributor resmi atau kunjungi dealer resmi terdekat karena terjamin keasliannya dan jangan mudah tergiur dengan iming-iming harga murah. Teliti sebelum membeli, informasi konsultasi dan pemesanan part dapat menghubungi nomor di bawah ini.

Untuk konsultasi service, informasi Booking Service dan layanan Service Home Visit, Silahkan menghubungi.
Ihsan
☎️ : 087887761712 

Untuk informasi Body Repair dan layanan pickup Jabodetabek, Silahkan menghubungi.
Handoko
☎️ : 085607248417 

Untuk informasi pembelian mobil dan layanan trade in, Silahkan menghubungi.
Customer Service
☎️ : 081319700400