6 Penyebab Kompresi Mesin Mobil Bocor

6 Penyebab Kompresi Mesin Mobil Bocor

Honda Bintang – Mesin mobil bekerja dengan sistem yang cukup kompleks, dibutuhkan serangkaian proses yang cukup panjang sampai akhirnya bahan bakar mobil dapat dikonversi dan menghasilkan tenaga pada mobil. Oleh karena banyaknya komponen yang terdapat dalam satu mesin mobil, maka wajar jika terkadang timbul masalah pada salah satu komponen tersebut.

Salah satu masalah yang mungkin saja timbul pada mesin mobil adalah kompresi bocor. Kondisi ini disebabkan oleh melemahnya kompresi pada salah satu silinder mesin karena ring piston aus atau segel katup rusak. Usia mobil juga dapat menjadi faktor penyebab kebocoran kompresi mesin, kali ini akan kita bahas 6 penyebab kompresi mesin mobil bocor.

1. Pemakaian Bensin Oktan Rendah

Penyebab pertama dan paling sering disepelekan adalah penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai dengan kebutuhan mesin. Umumnya pada mobil keluaran terbaru dianjurkan untuk menggunakan bahan bakar oktan 92 (pertamax), namun karena alasan tertentu pemilik lebih memilih menggunakan oktan 90 (pertalite). Kebiasaan ini dapat memicu terjadinya knocking atau ngelitik di dalam ruang pembakaran yang berimbas pada melemahnya kompresi mesin mobil.

Baca: Kapan Waktu Yang Tepat Ganti Oli Transmisi?

2. Telat Ganti Oli

Kebiasaan telat mengganti oli mesin dapat memicu terjadinya oil sludge atau endapan lumpur pada dinding mesin. Lumpur ini akan menghambat proses pelumasan ring piston sehingga lebih cepat memuai dan menyebabkan kebocoran kompresi dalam ruang bakar. Selain memicu kebocoran kompresi, endapan lumpur yang terbentuk juga dapat memicu kerusakan lainnya.

3. Segel Katup Rusak

Penyebab selanjutnya adalah segel katup atau dudukan katup rusak atau aus. Katup berfungsi untuk menyegel kompresi pembakaran pada mobil sebelum dilepaskan ke knalpot. Jika terjadi kebocoran pada katup (klep) maka kompresi akan masuk ke knalpot sebelum proses pembakaran sempurna. Untuk mengetahuinya, diperlukan pengujian kebocoran untuk mengetahui kebocoran gas bersumber dari katup di manifold saluran udara masuk atau pipa buang.

4. Timing Camshaft Salah

Jika kebocoran kompresi terjadi pada beberapa bagian silinder mesin, bisa jadi itu disebabkan oleh kesalahan pengaturan timing belt rusak atau pemasangan rantai yang salah. Rantai mesin memanfaatkan poros engkol untuk mengirimkan daya ke poros hubungan untuk mengatur buka katup mesin. Ketika sabuk atau rantai rusak maka udara yang dibutuhkan dalam proses pembakaran tidak dapat disuntikkan tepat waktu dan pada akhirnya menyebabkan masalah kebocoran pada kompresi.

5. Gasket Rusak

Gasket terletak diantara blok mesin dan kepala silinder, fungsinya untuk memisahkan oli, cairan pendingin dan kompresor. Dalam setiap silinder gasket kepala terdapat ring logam yang mencegah kompresi mengalir dari satu silinder ke silinder lain. Jika ring tersebut rusak, maka yang terjadi adalah salah satu silinder akan kekurangan kompresi dan akan mengganggu performa mesin.

Baca Juga: 3 Penyebab Power Window Mobil Bermasalah

6. Dinding Silinder Rusak atau Kotor

Penyebab kebocoran yang terakhir adalah dinding silinder rusak atau kotor. Kerusakan yang paling sering terjadi adalah dinding silinder baret atau tergores, ini disebabkan oleh usi pemakian yang sudah terlalu lama. Untuk mengatasinya bisa dilakukan dengan mengganti silinder mesin.

Demikianlah 6 penyebab kompresi mesin mobil bocor. Risiko kebocoran kompresi dapat dihindari dengan rutin melakukan perawatan berkala. Khusus si bulan ini, Honda Bintang Cimone memiliki paket penawaran promo tune up dan perawatan berkala. Promo ini dapat dinikmati oleh seluruh konsumen Honda, info selengkapnya hubungi nomor dibawah ini.

Untuk konsultasi service, informasi Booking Service dan layanan Service Home Visit, Silahkan menghubungi.
Ihsan
☎️ : 087887761712

Untuk informasi Body Repair dan layanan pickup Jabodetabek, Silahkan menghubungi.
Andika
☎️ : 085799246627

Untuk informasi pembelian mobil dan layanan trade in, Silahkan menghubungi.
Customer Service
☎️ : 081319700400 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *