Kenali Perbedaan Fitur ABS dan EBD Pada Mobil

All New CRV RS Hybrid

Honda Bintang – Perkembangan teknologi mobil semakin canggih dan terus berinovasi setiap tahunnya. Jika 1 dekade lalu kita hanya mengenal airbag sebagai salah satu instrumen keselamatan berkendara, saat ini telah banyak instrumen keselamatan berkendara yang dikembangkan oleh masing-masing pabrikan. Salah satu hasil pengembangan instrumen keselamatan berkendara yang sering kita dengar adalah fitur ABS dan EBD.

ABS (Anti lock Breaking System) dan EBD (Electronic Brakeforce Distribution) merupakan fitur pengereman yang saat ini banyak digunakan. Keunggulan utama dari sistem pengereman ini adalah kemampuan untuk menghentikan laju mobil secara sempurna dan meminimalisir risiko slip. Meskipun kerap kali disandingkan, nyatanya kedua fitur tersebut berbeda antara satu dan lainnya. Berikut penjelasan mengenai perbedaan fitur ABS dan EBD serta cara kerjanya.

Baca: Biaya Uji Emisi di Bengkel Resmi Honda

ABS

ABS merupakan singkatan dari Anti lock Breaking System, sesuai dengan namanya fitur ini berfungsi untuk mencegah ban mobil mengunci saat melakukan pengereman secara mendadak. Mobil yang dilengkapi dengan ABS mampu memberikan waktu bagi pengemudi untuk bereaksi terhadap situasi yang ada di depannya dengan tidak mengunci ban mobil secara penuh.

Sistem ABS bekerja dengan mengandalkan 3 komponen utama yaitu sensor kecepatan yang terpasang di tiap-tiap ban mobil, katup hidrolik yang mengarah ke setiap pompa rem untuk mengembalikan tekanan rem hidrolik, serta modul kontrol. Ketiga komponen tersebut saling terhubung dan diatur oleh sistem komputer yang tertanam di dalam mobil.

EBD

Selanjutnya ada EBD singkatan dari Electronic Brakeforce Distribution, fitur ini bertanggung jawab untuk mendistribusikan daya pengereman mobil ke seluruh roda mobil secara merata. EBD bekerja dengan mengandalkan sistem ABS untuk menyesuaikan pengereman yang dibutuhkan oleh masing-masing roda, dengan kata lain sistem EBD dan ABS saling berhubungan.

Terdapat 4 komponen utama yang bertanggung jawab terhadap pengoperasian sistem EBD yaitu sensor kecepatan pada roda, sensor bobot kendaraan, brake force modulators, dan electronic control unit (ECU). Cara kerjanya, EBD akan secara otomatis menyesuaikan pengereman dan mencegah as roda depan dan belakang terkunci. EBD juga akan mengoptimalkan pengereman pada roda belakang tergantung pada bobot kendaraan. Keuntungan lain dari penggunaan sistem EBD adalah mampu menambah traksi kendaraan saat berada di jalan.

Baca Juga: Fungsi dan Keunggulan Fitur Honda Connect

Demikianlah penjelasan mengenai perbedaan fitur ABS dan EBD serta cara kerjanya. Meskipun sama-sama berfungsi mengatur sistem pengereman, nyatanya mobil yang sudah menggunakan sistem ABS belum tentu dilengkapi dengan sistem EBD, sedangkan mobil dengan sistem EBD sudah pasti menggunakan ABS.

Untuk konsultasi service, informasi Booking Service dan layanan Service Home Visit, Silahkan menghubungi.
Ihsan
☎️ : 087887761712 

Untuk informasi Body Repair dan layanan pickup Jabodetabek, Silahkan menghubungi.
Handoko
☎️ : 085607248417 

Untuk informasi pembelian mobil dan layanan trade in, Silahkan menghubungi.
Customer Service
☎️ : 081319700400 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *